banner 728x250
DAERAH

Aktivitas Truk Tanah Diduga dari Tambang Ilegal di Pattontongan Picu Keresahan Warga, Aparat Diminta Bertindak

Maros, 3 Mei 2026 — Masyarakat pengguna jalan dan warga di Desa Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, kini dilanda keresahan akibat maraknya lalu lalang mobil truk pengangkut tanah hasil galian yang diduga berasal dari aktivitas tambang ilegal.Kondisi jalan yang dilintasi truk-truk tersebut dikeluhkan warga semakin memprihatinkan.

Saat hujan turun, badan jalan berubah menjadi becek dan licin, membahayakan pengendara.Sementara saat cuaca panas, debu tebal beterbangan hingga mengganggu kesehatan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

“Setiap hari kami harus hadapi jalan rusak, becek, dan berdebu. Ini sangat mengganggu, apalagi bagi anak-anak dan pengguna jalan lainnya,” ujar salah satu Daeng Sapa warga sekaligus Pengguna Jalan.

Sorotan tajam juga datang dari Sekretaris Jenderal Lembaga Pemerhati Hukum dan Lingkungan Hidup (LPHLH), Hamzah. Saat dikonfirmasi awak media pada Minggu (03/05/2026), ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan hal sepele dan harus segera mendapat perhatian serius.

“Ini jelas perlu penanganan khusus. Aktivitas tambang yang diduga ilegal bukan hanya merusak lingkungan, tapi juga berpotensi merugikan negara karena tidak adanya setoran resmi. Yang paling dirugikan adalah masyarakat sekitar,” tegas Hamzah.

Lebih lanjut, Hamzah menyayangkan sikap Aparat Penegak Hukum (APH) yang dinilai terkesan diam dan tidak merespons keluhan warga.“Kami melihat ada pembiaran. Aparat seolah menutup mata terhadap jeritan masyarakat. Ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah daerah bersama aparat terkait segera turun tangan melakukan penertiban, termasuk menindak tegas aktivitas tambang ilegal yang diduga menjadi sumber persoalan.Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah konkret yang akan diambil untuk mengatasi permasalahan tersebut.

banner 325x300
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

banner 325x300
To Top