Maros,Sulsel– Polemik akses jalan di kawasan Pesantren Darul Istiqomah di Kabupaten Maros hingga kini belum menemukan titik terang. Situasi yang terus memanas memicu kritik keras terhadap kinerja Pemerintah Daerah dan DPRD setempat.
Sekretaris Jenderal Zona Merah Sulsel, Rizal, menilai baik Bupati maupun DPRD Maros gagal menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif di tengah konflik yang berkepanjangan.
“Seharusnya pemerintah daerah dan DPRD hadir sebagai penengah. Namun yang terjadi justru sebaliknya, polemik ini terus berlarut dan semakin memanas. Ini menunjukkan kegagalan dalam menjaga stabilitas daerah,” tegas Rizal kepada awak media pada Kamis, 23 April 2026.
Ia menyoroti belum adanya langkah konkret dari pihak eksekutif maupun legislatif dalam merespons konflik yang melibatkan pihak pesantren, pengelola Dapur SPPG, serta masyarakat pengguna jalan. Menurutnya, keterlambatan penanganan justru berpotensi memperbesar konflik di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Rizal mendesak agar Pemerintah Kabupaten Maros bersama DPRD segera mengambil tindakan tegas, baik melalui mediasi terbuka maupun penelusuran aspek hukum terkait status jalan yang menjadi sumber polemik.
“Jangan sampai konflik sosial terjadi hanya karena lambannya respons pemerintah. Ini menyangkut kepentingan pendidikan, ekonomi, dan masyarakat luas,” tambahnya.
Hingga saat ini, polemik akses jalan di Pesantren Darul Istiqomah masih terus berlangsung dengan berbagai klaim dari masing-masing pihak. Masyarakat pun berharap adanya langkah cepat dan bijak dari Pemerintah Kabupaten Maros serta DPRD untuk meredam ketegangan dan menghadirkan solusi yang adil bagi semua pihak.